var id = "3a2c06f1cfab3f4ca6f943c028237274a1a19c5d"; class="post-template-default single single-post postid-42 single-format-standard no-slider content-r" layout='2'>

Cara mengatasi Penghasilan Tambahan Selama Pandemi Covid

Iya sih, saya juga udah lama mikir, seharusnya make money dari blog itu bertahap. Cuma memang harus dilakukan saat gak kepepet duit, karena jika ngeblog dalam keadaan kepepet duit pasti bawaannya pengen hardselling dan promosi produk mulu wkwkwk. Begini mas… besar/kecilnya penghasilan dari blog itu dipengaruhi dari tips kita merencanakan, membuat, serta memasarkan.

Berikut ini ialah 4 jenis sumber pendapatan blog diurutkan dari nun paling tinggi potensi keuntungannya ke yang paling ringan. Tapi karena saya “ditodong” oleh para pembaca segenap untuk menjelaskan beberapa titik berat penghasilan blog, maka aku jabarkan di sini. Tatkala selesai membaca, rasanya akan simpan/bookmark halamannya, like/follow akunnya, lalu langganan ke blognya. Entah karena kontennya kurang bagus, desainnya tidak menarik, atau karena pemiliknya bukan mengajak kita berinteraksi. Setelah selesai membaca, kita tidak pernah ingat lagi dengan blog ini.

Buat konten dengan berkualitas, pastikan isinya bermanfaat bagi orang lain, dan kemudian promosikan dengan etis. Alasannya karena untuk menjual ladenan, waktu yang kita keluarkan lebih tinggi daripada komoditas. Kedua, dengan cara mencari langsung program afiliasi jiwa yang ada. Oh ya produk yang dijual harus sama kategorinya dengan blog. Produk merupakan pilihan unggul untuk mendapatkan penghasilan dari blog. Ini karena keuntungannya 100% jadi milik anda, tidak dibagi dengan faksi lain.

Bisa, asalkan kontennya menarik buat orang beda, topik apapun bisa oleh sebab itu sukses. Jadi asalkan blog sudah dibuat dengan wajar, jangan pusing dengan nun sepele seperti itu. Sepatutnya saya harus susun strategi seperti ini juga untuk memasarkan produk perusahaan aku.

Sama banyaknya apapun tulisan disini yg diulas, pasti disembunyikan cenderung jitu nya blog inu mendapatkan traffict. Sesuatu yang bisa terukur dan menghasilkan angka” itu lah ilmu.

So if you ngga yakin ini ilmu ataupun hanya sekedar pengetahuan, lihatlah apakah hasilnya bisa tampak angka” pasti yg dapat terukur. —” this quotation from sir lord kelvin”. Tapi, saya tidak mau mengakui, entah karena cela satu prinsip saya “Jangan membanggakan orang lain dan mengangkatkan orang lain terlalu tinggi”.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>